The Biggest Fraud in the History


bernard_madoff_ponzi_schemesIni dia fraud terbesar dalam sejarah.

Bernard Madoff, pendiri dan presiden sebuah perusahaan investasi di New York, ditangkap tanggal 11 Desember 2008 oleh FBI. Dia dituntut karena melakukan fraud jenis Ponzi Schemes senilai 50 milyar dolar AS!

Ponzi Schemes

Ponzi Schemes ini gambarannya semacam piramida investasi atau arisan berantai. Mulanya investor nyetor duit, terus mendapatkan keuntungan yang besar. Nah keuntungan tersebut dapetnya bukan dari kegiatan investasi riil, tapi dari duit2 investor yang lainnya. Begitu seterusnya, sampai akhirnya investor yang baru bergabung uangnya langsung hilang karena dijadikan keuntungan buat investor lama.

Istilah “Ponzi Scheme” dinamakan dari Charles Ponzi, yang menjadi milioner di tahun 1920 melalui arisan berantai menggunakan mata uang lira Italia.

Tawaran Investasi

Bernard L. Madoff Investment Securities LLC, didirikan pada tahun 1960, merupakan perusahaan investasi terbesar ke-23 di bursa Nasdaq New York. Beberapa klien terkenalnya adalah sutradara Steven Spielberg, HSBC Holdings PLC, BNP Paribas, bahkan juga Royal Bank of Scotland (RBS) Group PLC yang menanamkan sekitar 600 juta dolar AS!

Uniknya, salah satu nilai jual perusahaan Madoff bukan karena menjanjikan keuntungan berlipat ganda secara cepat sebagaimana biasanya model Ponzi Scheme, melainkan menjanjikan keuntungan tetap 10% yang diberikan secara konsisten, baik di masa ekonomi booming, stabil, maupun krisis.

Akhirnya Terbongkar

Penipuan terbesar ini terbongkar pada awalnya karena ada klien yang akan mencairkan investasi sebesar 7 milyar dolar AS. Madoff merasa tertekan dan akhirnya mengatakan ke beberapa karyawannya bahwa apa yang dikerjakannya selama ini adalah “basically, a giant Ponzi scheme”.

Dari dana investor sebesar 50 milyar dolar AS, cuma tinggal 200-300 juta dolar AS yang akhirnya tersisa dan tadinya mau dibagikan oleh Madoff ke beberapa karyawan, keluarga, dan teman2nya sebelum dia menyerahkan diri.

Kok baru ketahuan sekarang?

Madoff sukses melakukan penipuan Ponzi Schemes dengan menggunakan strategi investasi “black box model”. Hanya Madoff yang mengetahui dan mempunyai akses ke strategi investasinya. Dan selama ini, karena terus menguntungkan, tidak ada yang pernah mempertanyakan strategi investasinya.

Penasaran siapa sih auditor keuangannya? Cuma sebuah firma audit kecil dengan 3 karyawan: satu orang berusia 78 tahun, satu orang sekretaris, dan satu akuntan. Mereka menjalankan kantor yang besarnya tidak lebih dari satu ruangan kamar tidur!

Menurut Stephen Harbeck, salah satu eksekutif Securities Investor Protection Corporation (SIPC), Madoff dalam salah satu pembukuannya memperlihatkan kerugian dalam unit bisnis. Namun, kepada investor disajikan pembukuan yang menunjukkan keuntungan.

Securities Exchange Commission (SEC) juga pernah menginvestigasi Madoff di tahun 2005 dan 2007 tapi nggak mendapatkan temuan apa-apa.

Now that’s the irony

Madoff ini tadinya orang hebat dan terkenal di dunia investasi loh. Dia pernah menjadi wakil ketua dan anggota direksi National Association of Securities Dealers, pernah juga menjadi jajaran direksi dan komite eksekutif di bursa saham Nasdaq. Joseph Saluzzi, seorang direksi perusahaan investasi Themis Trading LLC di Chatham, New Jersey, mengatakan bahwa Madoff ini adalah “a well-respected guy in the industry.”

5 Comments

Filed under Fraud and Corruption

5 responses to “The Biggest Fraud in the History

  1. A very good article, Son.
    Gue gak pernah habis pikir, kenapa orang percaya sama penawaran-penawaran model Ponzi Scheme begini. Tingkat pengembalian yang luar biasa tinggi, keuntungan tetap, regardless situasi keuangan? Oh please.
    Menurut gue, there is no such things as abnormal profit, kecuali kalau kita bergerak di industri yang bersifat monopoli dan/atau industri yang mengandalkan information asymetry (misalnya Viagra). Dan kedua-duanya (monopoli maupun information asymetry) tidak mungkin bertahan lama. Jadi kalo ada yg percaya pada tawaran abnormal profit yang terus-menerus ya … dream on, deh.

    ———————————————————-

    agree mas…

    btw kalo ponzi schemes kejadian di Indonesia agak2 make sense sih, tapi ini di Amerika gitu loh… the mother of all financial controls in the world🙂

  2. lontong

    yang gw heran, si Madoff investment bisa masuk SEC kok bisa lolos ya…??
    apakah amerika masih merasa lebih pinter daripada indonesia ya..??

  3. Kalau baca tulisannya Dahlan Iskan tentang si Bernie ini…(panggilan si Bernard Mardoff).. yang jadi korban kelas kakap justru orang2 yang udah jadi teman dekat bahkan bisa dianggap sodara. Dan orang2 yang masuk kategori tersebut ternyata kelas bangsawan dan hartawan plus dermawan… (hehehe)
    Gak mungkin dong alasannya gak enak ama teman doang ya..? Emang orang Indonesia….:)
    Namanya duit… emang menggiurkan.

    ———————————————————–

    mungkin karena temen kali mas, ilang 1 ato 2 juta dolar gpp deh🙂

  4. Pingback: Belajar Mendeteksi Fraud dalam 10 Menit « Fraud dan Korupsi: Sebuah Catatan untuk Negeri

  5. ery

    coba hasil fraudnya di bagi-bagi untuk negara-negara yang lagi membangun toh….. jadi pahlawan deh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s