Membongkar Korupsi dan Fraud dengan Kecanggihan Teknologi


Sekarang ini banyak komunikasi dan transaksi bisnis dilakukan menggunakan perangkat IT (Information Technology), termasuk juga untuk melakukan korupsi dan fraud!

Alat-alat seperti komputer, handphone, PDA, blackberry, email, server, dsb. dapat digunakan untuk kegiatan terkait korupsi dan fraud, baik secara langsung maupun tidak langsung. Untuk melakukan investigasi terhadap perangkat IT tersebut, dikenal bidang ilmu ‘komputer forensik’ atau ‘computer forensic’, dimana suatu data elektronik diambil dan dianalisa untuk dapat digunakan atau ‘admissible’ di pengadilan (misalnya sebagai bukti).

Prinsip dasar dari komputer forensik adalah dalam pengambilan/analisa suatu data elektronik, harus dipastikan bahwa data tersebut tidak mengalami perubahan dari kondisi awal. Apabila ada perubahan data sekecil apapun, berarti data tersebut sudah tidak otentik dan tidak dapat digunakan di pengadilan.

Komputer forensik dilakukan menggunakan software ‘forensic image’ yang bertujuan membuat salinan identik ‘identical copy’ dari data elektronik yang menjadi target. Kedengarannya sederhana? Kalau cuma mau meng-copy bukankah segampang ‘copy’ and ‘paste’? Itu mah siapapun juga bisa.

Sebenarnya komputer forensik nggak sesimpel itu. Mau contoh kasus? Coba copy satu file microsoft word anda dari satu folder ke folder yang lain. Kemudian klik kanan dan bandingkan ‘properties’ di masing-masing file.

Kalau kita sekedar ‘copy’ dan ‘paste’, di masing-masing file itu akan terdapat perbedaan dalam informasi file ‘created’, ‘modified’, dan ‘accessed’ (lihat bagian yang ditandai kotak warna merah). Itu berarti file tidak dianggap ‘otentik’ lagi karena sudah ada perubahan/perbedaan dari kondisi awal.

Di situlah letak keistimewaan komputer forensik, dengan hardware atau software khusus, data yang diambil untuk dianalisa akan benar-benar otentik atau persis sama sesuai dengan aslinya. Lebih istimewa lagi, software komputer forensik juga dapat memeriksa data atau file bahkan yang sudah terhapus sekalipun (biasanya pelaku korupsi atau fraud berupaya menghilangkan jejak kejahatannya dengan menghapus file-file tertentu).

Beberapa vendor yang menyediakan teknologi komputer forensik misalnya Paraben, Guidance (EnCase), GetData (Mount Image), dll.

Nah, dengan adanya hardware dan software komputer forensik ini, harusnya pelaku korupsi dan fraud berpikir dua kali (atau seribu kali ?!?!) sebelum melakukan aksinya.

5 Comments

Filed under Fraud and Corruption

5 responses to “Membongkar Korupsi dan Fraud dengan Kecanggihan Teknologi

  1. KPK Perlu Periksa Kasus Pengolahan Gas LPG Bekasi.
    Ada tindakan sang Menteri ESDM yang aneh bin ajaib.. Dengan menonjolkan wajib suksesnya program konversi minyak tanah ke gas sang Menteri menandatangani SK Pengolahan Gas LPG di Kabupaten Bekasi. Padahal ia sangat tahu kalau di lapangan migas tersebut seharusnya tidak seorangpun pejabat apalagi sekelas Menteri yang dapat sesukanya ikut campur tangan. Karena dasar hukum pengolahan gas tersebut masih menyimpan masalah.
    Kontraktor peritis, tiba-tiba harus kehilangan seluruh haknya atas tindakan Bupati – yang rupanya ada udang dibalik batu. Sang Bupati bermaksud memberikan hak pengolahan gas itu kepada kontraktor lain tanpa melalui proses tender-tenderan. Karena merasa dizalimi, wajar jika kontraktor melakukan upaya hukum. Syukurlah upaya hukumnya telah menghasilkan keputusan-keputusan yang berpihak kepadanya baik dari peradilan tingkat bawah sampai tingkat atas termasuk PTUN. Bahkan ada keputusan yang menyatakan pengolahan gas LPG itu harus diserahkan kembali kepada kontraktor semula.
    Memang, kepastian hukum berbisnis di negara menjadi tidak menentu, bilamana ada pejabat di tingkat manapun yang ikut campur mengaduk-aduk hak dan kewajiban yang sudah mengikat bagi para investor. Jika pemerintah berkampanye adanya jaminan hukum bagi para investor yang mau memberanak-pinakkan uangnya di negara ini dalam bentuk investasi langsung, maka pengolahan gas LPG di Bekasi dapat dijadikan satu kajian bahwa kepastian hukum itu masih berupa angan-angan.
    Seharunys DPR menyikapi masalah di balik kasus pengolahan gas di Bekasi ini, karena patut diduga ada sesuatu di baliknya. Pertanyaan kami, kekuatan besar dari pihak manakah termasuk partai yang dapat membuat Menteri ESDM bertekuk lutut menuruti kemauannya, walaupun ia sadar bahwa seharusnya dia tidak melakukan tindakan mengeluarkan SK yang berlaku surut 6 bulan sebelumnya ?
    Dalam konteks inilah, KPK harus melihat masalahnya dengan jernih untuk membongkar ada konspirasi apa yang terjadi di sana, dan berapa banyak kerugian yang harus diderita negara. Sudah saatnya negara ini bersih dari tangan-tangan kotor yang melumuri iklim bisnis di negara ini yang seharusnya jauh lebih menarik di banding dengan negara-negara Asia lainnya bahkan dengan negara sekelas gajah seperti Amerika. Mudah-mudahan…
    Hormat kami,
    Muhamad DG, Sekretaris
    Pemantau Energi Indonesia (PEI)
    Email : indonesiawatch@yahoo.com
    Website, http:// indoenergy-watch.blogspot.com

  2. Pingback: surya » Blog Archive » BEGINIAN BANYAK DI GOOGLE (TELUSURI ANTI KORUPSI)

  3. Pingback: Komputer Forensik untuk Membongkar Fraud dan Korupsi « Fraud dan Korupsi: Sebuah Catatan untuk Negeri

  4. Artikel anda di

    http://teknologi-lainnya.infogue.com/membongkar_korupsi_dan_fraud_dengan_kecanggihan_teknologi

    promosikan artikel anda di infoGue.com. Telah tersedia widget shareGue dan pilihan widget lainnya serta nikmati fitur info cinema, game online & kamus untuk para netter Indonesia. Salam!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s