Hati-hati! Resiko Tinggi Terkena Fraud dan Korupsi


Ada 6 bidang yang beresiko tinggi terkena fraud

1. Purchasing and payroll

Fraud dalam purchasing biasanya dilakukan dengan cara:

  • “Kickback” atau suap diberikan kepada pihak yang mengurus pembelian sebagai imbalan atas diberikannya kontrak kepada supplier.
  • “Invoice palsu” yang dibuat sendiri oleh pihak yang mengurus pembelian, kemudian ditagihkan ke perusahaan dan dibayar.
  • “Manipulasi data supplier” misalnya nomor rekening pembayaran ke supplier diubah ke rekening orang lain.

Sementara fraud dalam payroll misalnya jam overtime yang berlebih.

2. Sales and inventory

Fraud dalam jenis ini misalnya:

  • Pencurian inventory baik yang sedang disimpan atau dalam pengiriman
  • Transaksi penjualan dengan sengaja tidak dicatat atau dikurangi pencatatannya dan uang yang diterima atas penjualan tersebut masuk ke kantong pribadi
  • Mengurangi atau menghapuskan jumlah utang konsumen atas barang yang sudah dijual secara kredit
  • Mencatat transaksi penjualan palsu untuk mendapatkan komisi atau bonus terkait dengan penjualan
  • Memberikan diskon berlebihan kepada konsumen (biasanya dengan imbalan ‘kickbacks’)

3. Cash and check

Kas merupakan aset yang paling sensitif terhadap fraud karena ‘nature’ nya yang kelihatan secara fisik dan relatif lebih mudah dipindahtangankan dibandingkan aset perusahaan yang lain.

Fraud atas cek biasanya terjadi ketika terdapat kelemahan dalam proses bank reconciliation dan tidak ada segregation of duties.

4. Physical security

Kelemahan dalam physical security dapat menimbulkan asset misapropriation.

5. Hak kekayaan intelektual (HAKI) dan kerahasiaan informasi
Ini terkait dengan fraud dalam pembajakan dan pencurian informasi penting milik perusahaan.

6. Information Technology
IT fraud meliputi hacking, mail-bombing, spamming, domain name hijacking, server takeovers, denial of service, internet money laundering, electronic eavesdropping, electronic vandalism and terrorrism.

Maap ya yang bagian IT nggak di-translate karena belum nemu padanan kata yang pas. Kalo mo tau lebih banyak bisa di sini.

Leave a comment

Filed under Fraud and Corruption

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s