Bisnis Tanpa Suap


Mengapa bisnis perlu prihatin terhadap praktek suap?

Suap merupakan salah satu bentuk korupsi yang hadir di Indonesia dan sudah berada pada taraf yang parah. Suap tidak hanya terjadi dalam hubungan pelaku bisnis dengan instansi pemerintah, tetapi juga dalam hubungan antar-pelaku bisnis sendiri, dan dalam kehidupan sehari-hari.

Efek suap dan korupsi terlihat dalam kondisi makro perekonomian Indonesia. Untuk tahun 2004 Indonesia dipersepsikan berada di urutan ke 6 sebagai negara korup dengan indeks persepsi korupsi 2.0. Korupsi menyebabkan kebocoran yang tinggi dalam arus dana perekonomian Indonesia karena sifat perekonomian menjadi ekonomi yang mencari ‘rente’ (rent-seeking). Dana yang seharusnya diperuntukkan untuk kesejahteraan masyarakat dan peningkatan kegiatan ekonomi kemudian hilang dan menjadi milik pribadi. Seperti terlihat dalam bagan gambar bagan 1.

Dalam bagan 1 tersebut terlihat bahwa kebocoran dana berupa korupsi tidak hanya terjadi dalam sektor pemerintah atau birokrasi pemerintah saja, tetapi juga dapat terjadi dalam transaksi antar-bisnis atau “bisnis-to-bisnis”, maupun bisnis dengan pemerintah.

Diambil dari website Transparency International Indonesia (TII). Selengkapnya dapat dilihat di sini atau di situ.

Leave a comment

Filed under Fraud and Corruption

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s